khususnya muslim
pribumi.
Jika kita melihat
peraturan-peratura belanda ini, seolah-olahpendidikan islam akan lumpuh. Akan
tetapi apa yang kita saksikan sebaliknya. Pada tahun 1901 belanda melakukan
politik etis, yaitu mendirikan pendidikan rakyat sampai ke desa yang memberikan
hak-hak pendidikan bagi pribumi dengan tujuan mempersiapkan pegawai-pegawai
yang bekerja untuk Belanda. Belanda tidak mengakui lulusan-lulusan
pendidikan tradisional. Di luar dugaan dengan didirikan sekolah rakyat orang
pribumi dapat mengenal sistem oendidikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar